Tuesday, February 24, 2009

Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank di Jakarta, Rabu, menguat 45 poin menjadi Rp11.950/11.975 per dolar dibanding penutupan hari seb

Jakarta (ANTARA News) - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank di Jakarta, Rabu, menguat 45 poin menjadi Rp11.950/11.975 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp11.995/12.050.

"Aksi beli rupiah oleh pelaku pasar terpicu setelah pemerintah menaikkan paket stimulus menjadi Rp73,3 triliun dari sebelumnya Rp71,3 triliun dalam rangka mengantisipasi dampak krisis global," kata Pengamat pasar uang Farial Anwar di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, naiknya dana Paket Kebijakan stimulus fiskal itu setelah pemerintah mengajukannya dan mendapat persetujuan Panitia anggaran DPR.

Farial mengatakan, posisi rupiah pada angka tersebut juga karena Bank Indonesia tetap berada di pasar menjaga gejolak rupiah agar mata uang Indonesia itu berada di kisaran Rp12.000 per dolar.

"Kami optimis BI tetap menjaganya dengan mengamati pergerakan kedua mata uang itu dan juga kegiatan bank-bank asing yang bermain valas," katanya.

Ia mengatakan, Indonesia sebelumnya juga mendapat dana cadangan devisa siaga dari kesepakatan forum ASEAN ditambah tiga negara dalam upaya menjaga rupiah.

Karena itu rupiah ke depan akan semakin tumbuh baik, bahkan diperkirakan mendekati angka Rp11.000 per dolar AS yang didukung pula masuknya dana para pengusaha Indonesia yang diparkir di luar negeri, katanya.

Sementara itu dolar AS di pasar menguat terhadap yen menjadi 96,52-57 dibandingkan dengan 96,59-69 yen di New York dan 95,35-37 yen di Tokyo.

Euro terhadap dolar dikutip 1,2867-2872 dan 124,25-30 yen, terhadap 1,2840-2850 dolar dan 124,10-20 yen di New York serta 1, 2747-2749 dolar dan 121,54-58 yen.

Para pelaku asing sedang menunggu keluarnya indikator ekonomi AS yang diperkirakan melemah akibat pengaruh krisis finansial di dalam negeri itu sangat besar.

Rupiah sesi pagi ini menguat dan diperkirakan akan berlanjut sore nanti karena sentimen positif cenderung makin membaik, apalagi investor lokal masuk lagi ke pasar domestik.

"Kami optimis pasar masih positif dan rupiah akan kembali menguat pada sore nanti, katanya. (*)

Saturday, February 21, 2009

mekanisme pelaksanaan pembayaran ganti rugi sebesar Rp 15 juta per bulan itu dilakukan melalui Bank Rakyat Indonesia

Jakarta, Kompas - Lapindo membuat janji baru setelah menyatakan tak sanggup membayar ganti rugi sebesar Rp 30 juta per bulan per berkas berdasarkan janji lama mereka di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 3 Desember 2008. Jumat (20/2), Lapindo berjanji hanya akan sanggup membayar ganti rugi Rp 15 juta per bulan hingga Desember 2009.

Janji baru itu disampaikan Nirwan Bakrie dari Lapindo
Ratusan warga korban luapan lumpur panas Lapindo mengikuti pengumuman hasil rapat mengenai proses ganti rugi di Kantor Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (20/2).

Janji baru itu disampaikan Nirwan Bakrie dari Lapindo di hadapan perwakilan korban lumpur di aula lantai dasar gedung Kantor Departemen Pekerjaan Umum di Jakarta Selatan. Turut hadir dalam pertemuan itu Menteri Pekerjaan Umum sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Djoko Kirmanto, Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Ketua BPLS Sunarso, dan Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri.

”Terakhir kita bertemu di Istana, saya telah berjanji pada saat itu untuk membayar sebagai komitmen suatu angka yang pada saat itu saya berpikir saya bisa melaksanakan itu. Tetapi, keadaan berbicara lain,” kata Nirwan kepada para perwakilan korban.

Nirwan lalu menjelaskan, mekanisme pelaksanaan pembayaran ganti rugi sebesar Rp 15 juta per bulan itu dilakukan melalui Bank Rakyat Indonesia. Pihak korban diminta mulai Senin mendatang membuka rekening tabungan di BRI. Mulai Maret 2009, Lapindo akan rutin mentransfer Rp 15 juta setiap bulan ke rekening para korban. Data para korban akan diberikan Lapindo kepada BRI. Dana Rp 15 juta per bulan adalah realisasi skema pembayaran ganti rugi 80 persen dengan cara mencicil.

Imam P Agustino dari Lapindo mengatakan, dana ganti rugi itu bersumber dari grup usaha Bakrie, bukan dari pinjaman bank atau dana talangan pemerintah. Sementara ini Lapindo baru melunasi ganti rugi sekitar Rp 800 miliar. ”Sisanya tahun 2010 sekitar Rp 1 triliun,” kata Imam.

Para korban menyatakan kecewa dengan janji baru itu dan sulit percaya janji itu akan dipenuhi Lapindo.

Kepala Polri mengatakan, jika Lapindo ingkar janji lagi terkait dengan ganti rugi, proses hukum bisa dilakukan. Kepala Polri juga menegaskan, penyidikan perkara dugaan kelalaian dalam pengeboran oleh Lapindo belum dihentikan. Namun, penyidik terkendala keterangan saksi-saksi ahli yang bertentangan. Sebagian saksi menyatakan kesalahan teknis, sebagian menyatakan bencana alam.

BPLS kini sangat memerlukan bantuan kepala daerah untuk membebaskan lahan relokasi jalan arteri dan tol yang terendam lumpur Lapindo. (SF/APO)

Friday, December 19, 2008

Kebijakan Fiskal Ampuh Atasi Krisis, Kata Anwar Nasution

Angka Kematian Ibu Kab. Bandung Tertinggi di ASEAN


Bandung (ANTARA News) - Kawasan Kabupaten Bandung menempati posisi pertama untuk angka Kematian Ibu (AKI) di wilayah Jawa Barat serta tingkat ASEAN yaitu 583 kasus kematian ibu per 100.000 kelahiran. "Jumlah angka kematian ibu di Kabupaten Bandung bukan hanya tertinggi di Jabar namun untuk tingkat ASEAN juga," kata aktivis Kelompok Peduli Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KP3A), Aty Suandi, di Sekertariat DDWB, Jalan Taman Sari Bandung, Jumat. Menurut ia, tingginya angka kematian ibu (AKI) di Jawa Barat disebabkan oleh berbagai faktor seperti tingkat pendidikan serta kurangnya perhatian pemerintah terhadap fasilitas kesehatan untuk kaum perempuan. Dikatakannya, tingkat pendidikan, khususnya angka buta huruf kaum perempuan di Jawa Barat tiga kali lipat di bawah pendidikan kaum laki-laki. Ia mengatakan, kurangnya pendidikan di kalangan perempuan membuat mereka tidak dapat mengakses informasi, khususnya tentang kesehatan kaum perempuan. Peran pemerintah di daerah terpencil atau pelosok untuk kaum perempuan masih sangat minim, seperti keberadaan bidan, dokter atau rumah bersalin bagi ibu yang akan melahirkan. "Selama ini, akses kesehatan dari Pemda Jabar untuk ibu-ibu di daerah terpencil masih sangat kuranng," katanya. Oleh sebab itu, ia berharap, mulai tahun depan pemerintah daerah Jawa Barat memberikan akses pelayanan kesehatan di derah terpencil bagi kaum perempuannya. "Mudah-mudahan dengan campur tangan pemda di bidang kesehatan, angka kematian ibu bisa ditekan tahun depan," katanya.

UU BHP Bernuansa Komoditas

Semarang (ANTARA News) - Undang-undang Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang disahkan DPR RI pada 17 Desember 2008 bernuansa komoditas dan melenceng dari peraturan perundang-undangan yang telah ada sebelumnya. "Nuansa komuditas kental dalam UU BHP, sehingga tidak ada jalan lain kecuali melakukan uji materil ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata pakar pendidikan Suwignyo Rahman di Semarang, Jumat. Suwignyo mengatakan, memang terbentukanya UU BHP merupakan penjabaran dari Pasal 53 ayat (1) UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang menyebutkan semua penyelenggara pendidikan dan atau satuan pendidikan formal, baik yang didirikan oleh pemerintah maupun masyarakat, harus berbentuk badan hukum pendidikan. Namun persoalannya, lanjut Suwignyo, UU BHP melenceng jauh karena juga mengatur masalah alokasi anggaran yang bertentangan dengan PP Nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Dalam PP diatur bahwa partisipasi masyarakat dalam pendidikan bersifat sukarela dan tidak mengikat. Sementara dalam Pasal 14 ayat 4 disebutkan pemerintah dan pemerintah daerah menanggung paling sedikit sepertiga dari biaya operasional penyelenggaraan pendidikan menengah (SMA). Sedangkan, Pasal 41 ayat 7 yang menyebutkan peserta didik menanggung paling banyak sepertiga dari biaya operasional. "UU BHP tersebut justru menjadi tidak sukarela tetapi sifatnya memaksa atau wajib," katanya. Suwignyo mengaku, pembentukan UU BHP tidak terlepas dari kepentingan politik satu kelompok atau golongan dan kurang berpihak kepada masyarakat. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain selain melakukan uji materil ke MK. Baik itu oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau organisasi masyarakat (ormas) untuk mewakili masyarakat. "Bisa juga uji materil dilakukan oleh yang terpengaruh langsung (UU BHP) yakni peserta didik," kata Suwignyo yang Direktur Kajian Strategis Demokrasi dan Sosial (Krisis) ini.

Alih Fungsi Hutan Menuai Banjir di Sumatera


Palembang (ANTARA News) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mencatat bahwa dalam kurun waktu tahun 2008 telah terjadi 61 kali banjir yang melanda Sumatera, antara lain terjadi akibat alih fungsi kawasan dan pengrusakan hutan di wilayah itu terus berlanjut kian meluas. "Jumlah kejadian banjir sampai dengan bulan November 2008 terjadi 34 kali, dan melanda 28 kabupaten dan kota. Tapi sampai saat ini banjir telah melanda 45 kabupaten maupun kota dari total 123 kabupaten/kota se-Sumatera," kata Mukri Friatna, Manager Regional Sumatera Eksekutif Nasional WALHI, dihubungi ANTARA Sumsel dari Palembang, Jumat petang. Berdasarkan wilayah, lanjut Mukri yang mantan Direktur Eksekutif WALHI Lampung itu, banjir telah melanda kabupaten/kota di NAD sebanyak 11 wilayah, Sumut 10 daerah, Riau empat daerah, Kepulauan Riau satu wilayah, Sumatera Barat tiga tempat, Jambi empat daerah, Bengkulu dua wilayah, Sumatera Selatan tiga wilayah, Bangka Belitung satu wilayah, dan Lampung enam wilayah. "Hampir seluruh ibukota masing-masing provinsi di Sumatera itu telah dilanda banjir," kata dia lagi. Intensitas tertinggi banjir itu, terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Palembang, dan Bandarlampung. Khusus di Bandarlampung--ibukota Provinsi Lampung-- dalam lima tahun terakhir, banjir yang terjadi pada Kamis (18/12) lalu, dinilai merupakan banjir terbesar dalam sejarah. Hujan yang turun dalam tempo dua jam, telah melumpuhkan Kota Bandarlampung, dan telah merendam jalan maupun permukiman antara 30-200 cm, serta menelan satu korban jiwa. Mengacu pada data Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) yang menyebutkan bahwa curah hujan berkisar antara 2.500-3.500 mm per per tahun, maka dipastikan masih akan terjadi banjir sampai akhir penghujung tahun 2008."Setidaknya bisa terjadi satu kali lagi banjir di setiap wilayah itu," kata Mukri memprediksikan berdasarkan acuan prakiraan BMG itu.WALHI menilai bahwa alih fungsi kawasan hutan dan konservasi merupakan faktor utama peningkatan intensitas banjir.Analisa WALHI itu merujuk pada laju deforestasi (kehilangan kawasan hutan) di Sumatera yang mencapai 269.100 ha per tahun.Pada tahun 1950, menurut Mukri, hutan alam yang dimiliki Sumatera masih seluas 37.370.000 ha. Saat ini tercatat tinggal 28.649.030 juta hektare.Berdasarkan total luas hutan yang tersisa itu, seluas 1.791.58 ha tergolong sangat kritis, 5.061.318.62 ha kritis, dan 10.181.507.39 juta ha tergolong agak kritis.Pembalakan liar, menurut dia, juga merupakan kontributor kedua penyebab banjir.Sejak tahun 2000, kayu hutan di Sumatera yang telah dicuri setiap tahunnya tidak kurang dari 10 juta meterkubik (m3).

Empat Gempa Besar Terjadi pada Jumat (19/12)


Bengkulu (ANTARA News) - Selama hari Jumat, hingga pukul 19.50 WIB empat gempa bumi dengan kekuatan cukup besar terjadi di beberapa daerah di Indonesia.Informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisikan (BMG), Jumat, menyebutkan, gempa pertama berkekuatan 5,2 skala richter (SR) terjadi di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada pukul 04:05:08 WIB. Gempa tersebut terjadi pada episentrum 0,6 lintang selatan (SL) dan 119,86 bujur timur (BT), dengan pusat berada di 32 Km utara Palu, Provinsi Sulteng dengan kedalaman 650 Km. Kemudian pada pukul 08:27:21 WIB kembali terjadi gempa bumi berkekuatan 5,2 SR di Sipura, Mentawai Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).Pusat gempa berada di 59 Km barat laut Sipura, Mentawai Provinsi Sumbar, pada titik kordinat 1,68 LS dan 99,58 BT dengan kedalaman 30 Km. Pada pukul 11:04:01 WIB, kembali terjadi gempa berkekuatan 5,2 SRI di Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), pada episentrum 3,04 LU dan 128,39 BT. Menurut BMG, pusat gempa tersebut berada di 275 Km timur laut Ternate, Provinsi Malut dengan kedalaman 10 Km. Gempa berkekuatan 5,5 SR kembali terjadi di Ternate, Malut pada pukul 15:06:14 WIB, pada titik kordinat 1,26 LU dan 126,80 BT dan pusat berada pada 82 Km barat laut Ternate dengan kedalaman 29 Km.

Skandal Madoff Mengekspos Bobrok Manajemen Investasi


A. Jafar M. Sidik
Jakarta (ANTARA News) - Bertahun-tahun lamanya, Bernard Madoff yang dikenal berprilaku manis dan tampak bisa dipercaya, menarik miliaran dolar AS baik dari dalam negeri AS maupun luar negeri untuk dikelolanya dalam lembaga investasi Bernard L. Madoff Investments Securities LLC. Seperti sejumlah spekulan yang percaya naluri adalah segalanya dan kemudian berubah menjadi penipu seperti pelaku arisan berantai di Indonesia, Madoff menjanjikan banyak orang akan satu rumus kuno investasi; untung besar, risiko rendah.Banyak investor yang kepincut dan 50 miliar dolar AS (Rp550 triliun) berhasil diraupnya lalu kemudian tiba-tiba raib tidak dapat ditarik ribuan investor yang diantaranya nama-nama beken seperti BNP Paribas, Kingate Global Fund, sutradara Steven Spielberg dan raja real estat Mort Zuckerman. Para investor tertipu mentah-mentah, namun yang paling menyakitkan dari praktik curang Madoff ini, mengutip Der Spiegel (15/12), adalah tereksposnya kekeliruan fundamental dalam perekonomian global. Seperti halnya para investor Madoff, dunia menyebut risiko dalam perekonomian AS rendah sehingga menjadi situs investasi menguntungkan, bahkan asumsi ini ada dalam benak pemimpin China komunis. Keyakinan ini lalu menyelubungi keseluruhan struktur perdagangan dan keuangan global dalam sepuluh tahun terakhir, sampai kemudian krisis kredit perumahan yang menciptakan krisis keuangan global itu menunjukkan asumsi tersebut salah. Sejak krisis ekonomi Asia 1997-1998, dunia beramai-ramai memompakan uang untuk membiayai defisit perdagangan AS yang terus membumbung dari tahun ke tahun Investasi asing yang diserap AS dari seluruh dunia mencapai lima triliun dolar AS (Rp55 ribu triliun), namun ironisnya kebanyakan berinsentif lebih rendah dibanding misalnya suku bunga di negara asal penanam modal. Bermurah hatiTanpa aliran uang panas dari luar negeri ke dalam perekonomian AS, maka globalisasi pada tingkatnya sekarang mungkin tak akan pernah terjadi, sebut Mingguan Jerman, Der Spiegel (15/12). AS adalah konsumen andalan semua jenis komoditas dunia, menyerap produk otomotif buatan Jerman dan Jepang, barang elektronik dari Taiwan dan Korea, sandang dan furnitur China. Michael Mandel dari Der Spiegel beranalogi, warga AS menggamit laptop buatan Taiwan setelah menyicilnya dengan jaminan rumah yang sudah diagunkan ke bank.Jika semua itu ditelusuri jejaknya, kata Mandel, maka akan diketahui bahwa uang asinglah yang telah menghidupi orang Amerika. Tapi ada misteri mengapa uang asing demikian mudah mengaliri kantong ekonomi AS. Apa yang membuat investor asing rela meminjami Amerika dengan modal demikian banyak hanya karena janji untung para pengelola dana yang terbukti banyak membual itu? Para ekonom dan wartawan ramai mengajukan satu hipotesis ke hipotesis lain tanpa pernah bersepakat mengenai apa yang sebenarnya menyebabkan semua itu terjadi. Namun, sekarang agaknya waktu tepat untuk menjelaskan mengapa orang-orang seperti Bernard Madoff begitu mudah menipu. Mari lihat apa yang terjadi di Amerika sana.Para penghuni Wall Street --dari pemodal kakap seperti Lehman Brothers sampai pialang kelas teri seperti Bernard Madoff-- membujuk pemodal asing menanamkan modal di AS dengan alasan perekonomian negeri ini paling aman di dunia sehingga investasi apapun bakal menguntungkan. Ternyata, demikian Mandel lagi, semua itu bohong belaka. Madoff benar-benar sudah menjadi penipu layaknya pelaku arisan berantai di Indonesia yang membuat ribuan ibu-ibu lemas tanpa daya tertipu keuntungan kilat tanpa menilik risikonya. Madoff dituduh mengoperasikan satu skema investasi abal-abal yang mengakibatkan rugi miliaran dolar AS di seluruh dunia, termasuk empat miliar dolar AS di Swiss dan tiga miliar dolar AS di Spanyol. Derivatif Tentu, pelakunya bukan hanya Madoff. Masa keemasan Wall Street sebelum ini dibangun di atas skema menjual cerita "risiko rendah, untung banyak" pada pemodal asing, termasuk mungkin investor Indonesia. Fakta yang terjadi kini di AS adalah kebanyakan inovasi keuangan yang dibuat belakangan ini adalah justru mencari investasi aman untuk pemodal asing. Jadi, para pemilik modal seluruh dunia kecele. Alih-alih mencari aman, yang diperoleh investor malah satu tempat yang sedang mencari cara aman berinvestasi. Tapi fakta seperti ini dikaburkan oleh gambaran tumbuh besarnya volume transaksi berjangka (derivatif) valuta sehingga pemilik modal seluruh dunia merasa investasinya terlindung dari risiko fluktuasi mata uang karena modalnya memang didenominasikan dalam dolar AS. Masalahnya, risiko investasi kian terkuak, namun sebelum investor asing menyadarinya, maka AS berinovasi memperbesar eksposur transaksi derivatif untuk konversi kredit gagal bayar (CDS, credit default swap). Langkah itu ditempuh untuk melindungi investor asing agar tidak bermasalah dengan negara asal investor, terutama China, Jepang, Uni Eropa, Arab dan Asia belahan timur.Surat utang-surat utang kolateral itu lalu dibagi AS dalam dua model; obligasi risiko tinggi dan obligasi risiko rendah. Model obligasi terakhir kemudian dilego di luar negeri.Tatkala obligasi risiko rendah yang digantungi iming-iming untung tinggi ini ditawarkan ke pasar-pasar atraktif seluruh dunia, diantaranya Hongkong, Dubai, Shanghai atau Singapura, para investor langsung kepincut.Dalam bayangan mereka, kapan lagi menambatkan investasinya secara aman sekaligus menguntungkan.Tak heran jika Lehman Brothers yang menawari obligasi risiko rendah yang dinamai "mini bonds" senilai dua miliar dolar AS (Rp22 triliun) ke para investor Hongkong yang diantaranya para pensiunan, serta merta obligasi itu dilahap dengan ganas bagai piranha menggasak mangsanya.Namun ketika Lehman jatuh bangkrut, para investor Hongkong ikut bangkrut, lebih sengsara dibanding PHK pegawai Lehman. Sebagian diantaranya mendadak linglung, depresi, bahkan gila.Ternyata, demikian Mandel, iming-iming risiko rendah dan untung besar itu isapan jempol semata, setidaknya jika melihat dua alasan berikut.Alasan pertama adalah asumsi bahwa perekonomian AS dikenal unggul dalam inovasi. Masalahnya, inovasi perekonomian AS tergantung pada pengembangan teknologi yang umumnya kegiatan-kegiatan bisnis berisiko tinggi.Jenis inovasi seperti ini memang menguntungkan, tetapi juga sering merugikan. Jika menguntungkan, tentu mendorong perekonomian seperti terjadi selama paruh kedua dekade 1990an.Tapi inovasi dalam beberapa tahun belakangan banyak yang jalan di tempat. Bioteknologi dan nanoteknologi misalnya, buahnya belum memuaskan. Begitu pula energi alternatif yang tersendat dan setengah hati didalami otoritas AS.Akibatnya, perekonomian AS ambruk lebih cepat dari perkiraan, tak lagi menggendong untung di punggung, tapi malah semakin dibebani tumpukan utang.Alasan kedua bahwa iming-iming risiko rendah insentif tinggi itu tidak lebih dari karangan, adalah miskinnya pengaturan transaksi modal.Nah, soal terakhir ini yang menjadi penyebab utama Madoff berlaku curang yang kini menyayat kredibilitas regulator seperti Securities and Exchange Commission atau SEC (Bapepam-nya Amerika)."Jika lembaga-lembaga pengelola dana, institusi-institusi keuangan dan orang-orang super kaya begitu mudah diperdaya, maka Madoff sangat mungkin bisa mengakali SEC," kata Carl Loewenson, pengacara pada Firma Hukum Morrison & Foerster, New York seperti dikutip Reuters (16/12).Tidak rumit Carl mungkin ada benarnya mengingat skema investasi Madoff bukan model sekuritisasi yang rumit, jika orang mau mereferensi model-model mutakhir transaksi derivatif.Model investasi Madoff sebenarnya sama dengan Skema Ponzi yang kuno itu sehingga seharusnya mudah dideteksi dan diawasi lembaga pengawas pasar modal.Skema Ponzi dikembangkan Charles Ponzi pada pertengahan abad lalu dengan menarik dana dari sebanyak mungkin nasabah dengan janji keuntungan berlipat dalam waktu singkat.Skema ini dianggap penipuan sehingga terlarang di AS. Anehnya, Madoff memakai skema itu di masa kini yang pola sekuritisasi assetnya berkembang demikian canggih.Madoff bahkan mempraktikannya di depan batang hidung SEC yang dikenal sebagai salah satu lembaga supervisi keuangan sangat kredibel di AS.Keadaan semakin aneh manakala, Harry Markopolos yang menjadi rival bisnis Madoff, telah meneliti strategi opsi saham yang diadopsi Madoff dan terang-terangan menyimpulkan strategi itu akal-akalan saja.Dalam sembilan tahun terakhir, Markopolos rutin mengirimkan laporan kecurangan Madoff ke kantor SEC di New York dan Boston, namun sampai kedok Madoff terbuka pun, SEC enggan berkalimat kendati itu dinanti masyarakat banyak.Kritik pun muncul, bahkan September lalu, Inspektur Jendral SEC menyebut SEC gagal meraba praktik bisnis tidak jujur dari bank pengelola kredit KPR, Bear Stearns, yang menyalahi batas ketentuan risiko kredit (semacam batas penyaluran kredit atau jumlah kredit bermasalah atau NPL di Indonesia).Bahkan saat tanda-tanda ketidakberesan Bear Stearns semakin jelas saat JP Morgan Chase & Co mengakuisisinya Maret lalu pun, SEC gagal mengingatkan bank itu untuk patuh pada batas risiko kreditnya.Sebenarnya, Departemen Keuangan AS telah menerbitkan rangkaian rekomendasi untuk mengefektifkan sistem regulasi industri dan sektor jasa keuangan yang membuat otoritas keuangan AS berhak mengawasi para pialang dan penyalur kredit KPR, juga transkasi CDS.Depkeu juga merekomendasikan langkah bersama SEC dan Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka, serta menggabungkan dua lembaga pengawas perbankan dalam rangka mendisiplinkan sistem perbankan.Semua itu ditempuh agar praktik bisnis liar dan mengabaikan keselamatan sistem keuangan ditekan serendah-rendahnya sehingga orang-orang seperti Bernie Mandoff tidak bisa seenaknya menipu investor.Akhirnya, mengutip Der Speigel, globalisasi tidak boleh lagi terjadi seperti sekarang di mana risiko-risiko bisnis diabaikan. Kemakmuran ekonomi tergantung pada berhasil tidaknya sistem perekonomian berinovasi, bukan pada bagaimana investor seluruh dunia diiming-imingi realitas palsu.

Perlucutan Nuklir Korut Masih Temui Kendala


Oleh Askan Krisna
Jakarta (ANTARA News) - Kegagalan putaran terakhir perundingan enam negara mengenai pelaksanaan perlucutan nuklir Korea Utara, yang disepakati tahun lalu, membuat prihatin banyak pihak, termasuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).Sekretaris Jenderal (Sesjen) PBB, Ban Ki-moon, pada Jumat (12/12) menyerukan perundingan tersebut dilanjutkan agar pelaksanaan perjanjian yang diimbali dengan bantuan bahan bakar minyak satu juta ton atau energi yang setara serta konsesi-konsesi diplomatik kepada Korut itu, segera menjadi kenyataan meskipun upaya-upaya yang dilakukan dalam perundingan di Beijing, China, pekan ini mengalami kebuntuan lagi.Dalam putaran terakhir perundingan enam pihak di Beijing yang berakhir Kamis, utusan Pyongyang menolak usul kompromi untuk mengabsahkan penutupan program nuklirnya.Ban menegaskan, pihaknya sangat mendorong tujuan pengabsahan perlucutan nuklir di Semenanjung Korea, yang perundingannya melibatkan enam negara yakni China, AS, Russia, Jepang, Korsel dan Korut, sejak 2003 itu dilakukan secara damai.Saat ini, perundingan nuklir Korea Utara masih menyisakan dua tahapan, setelah kesepakatan penutupan dan penghentian fasilitas nuklir Korea Utara dicapai tahun lalu, dan sebagian dilaksanakan dalam tahun ini.Jepang menyatakan penyesalan atas kegagalan perundingan perlucutan senjata nuklir Korut itu, dan mengusahakan agar perundingan-perundingan maraton segera dilakukan."Kegagalan itu sangat disesalkan, saya ingin agar China berusaha merancang perundingan lanjutan itu lagi. Akan lebih bagus jika perundingan lanjutan itu dilakukan secepat mungkin, " kata Menteri Luar Negeri Hirofumi Nakasone setelah perundingan enam negara itu berakhir tanpa menghasilkan kesepakatan: mengenai bagaimana menetapkan apakah Pyongyang mengungkapkan dengan benar mengenai program-program atomnya.Kegagalan putaran Beijing, diduga juga mengecilkan harapan pemerintah Presiden Amerika Serikat, George W. Bush, untuk memajukan perlucutan senjata nuklir Korut sebelum Presiden AS terpilih Barack Obama melangkah ke Gedung Putih.Berdasarkan perjanjian 2007 yang melibatkan enam negara, Korut yang pernah melakukan ujicoba bom atomnya pada tahun sebelumnya, sepakat untuk menghentikan program nuklirnya dengan imbalan bantuan dan jaminan keamanan.Namun, Jepang mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan bantuan kepada Pyongyang sampai Korut mempertanggungjawabkan seluruh warga negara Jepang yang diculik oleh agen intelijen rezim negara komunis itu pada tahun 1970-an dan 1980-an, untuk dijadikan pelatih mata-mata.Korea Utara pernah memulangkan lima orang di antara belasan warga Jepang yang diculik itu, dan mengatakan bahwa yang lainnya telah meninggal. Namun Tokyo bersikeras agar sejumlah warganya yang lain itu dipulangkan dan berpendapat bahwa mereka masih hidup.Kebuntuan perundingan membuat para utusan gagal membuat kemajuan yang dapat memberikan satu penghargaan pada akhir masa pemerintah Presiden Bush.Kekecewaan itu juga terlihat pada Ketua perunding AS, Asisten Menlu Christopher Hill, yang mengatakan tidak ada tanda-tanda bahwa persetujuan itu bisa dicapai, saat meninggalkan Beijing.Menurut dia, kemacetan itu disebabkan oleh ketidaksediaan Korut untuk membuat komitmen-komitmen verifikasi secara tertulis, mengenai delarasi seluruh program nuklirnya yang disampaikan awal tahun ini.Para pengamat berpendapat, perjanjian mengenai verifikasi akan membuka jalan untuk benar-benar melumpuhkan kemampuan senjata nuklir Korut itu. Dan ini dianggap sebagai kemenangan diplomatik bagi Presiden AS George W.Bush, sebelum dia menyerahkan jabatannya kepada Barack Obama, 20 Januari.Bush selama ini mengecam Korut sebagai bagian dari "poros kejahatan" bersama Iran dan Irak, dan menempatkan mereka dalam `daftar hitam` negara penyokong terorisme.Utusan Korsel, Kim Sook, mengatakan bahwa Korut menolak usul-usul untuk mengizinkan para pemeriksa nuklir PBB mengambil contoh-contoh nuklir untuk menguji deklarasi nuklirnya.Berkaitan dengan itu, jurubicara Deplu AS, Sean McCormack, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengesampingkan untuk menempatkan kembali Korut dalam daftar hitam negara-negara yang dituduh mensponsori terorisme.Korut dilaporkan telah menutup sebagian fasilitas nuklirnya di Yongbyon tahun ini. Tapi sejauh itu mereka menolak menyepakati protokol untuk pengecekan deklarasi aktivitas nuklir Utara, dan perkembangannya.Dalam kaitan ini, China sebagai tuanrumah penyelenggara perundingan telah menawarkan rancangan teks, yang menguraikan cara-cara untuk memverifikasi deklarasi nuklir tersebut.Namun rancangan tersebut ditolak.Padahal, Kim Sook menegaskan, bahwa semua pihak yang terlibat dalam perundingan enam negara telah sepakat untuk mengapalkan semua bantuan ekonomi yang dijanjikan kepada Pyongyang pada akhir Maret depan.Kegagalan perundingan Beijing dalam putaran terakhir, dikhawatirkan banyak pihak akan memperpanjang kemelut pertikaian nuklir di semenanjung, dan bisa menyebarkan kecemasan di kalangan masyarakat internasional.Pada Oktober lalu, AS mengatakan, setelah dicapainya persetujuan mengenai prosedur verifikasi, AS akan mencabut Korea Utara dari daftar hitam terorisme. Tetapi berdasarkan beberapa alasan, Pyongyang justru berencana akan memulai kembali pabrik-pabrik nuklir penghasil plutonium yang sebelumnya dilaporkan telah ditutup.Ketua delegasi Jepang, Akitaka Saiki, mengakui memang ada jurang beda-pendapat yang dalam antara Korut dan ke lima negara, mengenai cara-cara verifikasi.Karena itu, harapan agar perundingan perlucutan senjata nuklir Korut segera diselesaikan, tampaknya masih akan menemui kendala, dan ini akan menjadi `pekerjaan rumah` bagi Presiden AS terpilih mendatang. (*)

Sastrawan Ajip Rosidi Dapat Hamengku Buwono Award


Yogyakarta (ANTARA News) - Sastrawan Ajip Rosidi mendapatkan Hamengku Buwono Award di Keraton Yogyakarta karena dinilai memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Indonesia lainnya di bidang sastra dan budaya."Karya-karya sastra dan budaya Ajip Rosidi patut diberi penghargaan, sebagai bentuk bangga dan apresiasi kami kepadanya," kata KGPH Hadiwinoto yang pada kesempatan itu membacakan sambutan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamangku Buwono X, di pagelaran Keraton Yogyakarta, Jumat.Diharapkan karya sastra Ajip bukanlah karya satra yang terakhir, namun akan kembali melahirkan karya-karya yang dapat memberikan motivasi positif dan kritik yang membangun untuk masyarakat lainnya.Penghargaan tersebut diberikan kepada Ajip Rosidi melalui rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Ir Soejarwadi, pada acara puncak Dies Natalis UGM ke 59 di Gedung Graha Sabha Permana UGM Yogyakarta.Pada acara pemberian penghargaan tersebut, Ajip Rosidi membacakan salah satu karya sastranya yang berjudul `Beberapa hal tentang bahasa ibu`. Pada karya itu, Ajip mengkritisi kurangnya pemakaian bahasa ibu di tengah masyarakat."Indonesia adalah negara yang paling banyak memiliki bahasa ibu, kurang lebih sebanyak 400-700 macam bahasa ibu. Namun secara umum keadaan bahasa-bahasa ibu di Indonesia tidak menggembirakan, termasuk bahasa Jawa dan Sunda," katanya.Karena sejak pemerintah Republik Indonesia berdiri dianggap tidak pernah perduli dengan keberadaan bahasa ibu. Tidak pernah ada yang menganggap perlu merumuskan kebijaksanaan kebudayaan yang menyangkut kebudayaan nasional, kebudayaan daerah. "Bahkan penggunaan bahasa ibu di Indonesia dianggap menyalahi arti Undang-Undang 1945," katanya.Ajip mengatakan sebagai masyarakat yang majemuk dan kaya budaya diharpakan masyarakat Indonesia mampu mempertahankan ratusan bahasa ibu.Hal penting yang dapat dilakukan masyarakat adalah memelihara dan mengembangkan bahasa ibu. Seperti menggunakannya sehari-hari dengan sebanyak dan sesering mungkin. "Artinya dalam sebuah keluarga atau sebuah suku mengutamakan penggunaan bahasa ibu," katanya.(*)

"Satu" Lagu Terbaik 2008


Jakarta, (ANTARA News) - "Satu", lagu ciptaan Ludmila Martha dan Fitra Anisa dari Yogyakarta meriah gelar Juara I Lomba Cipta Nyanyian Anak Bangsa (LCNAB) 2008.Dalam konser grand final yang berlangsung di Teater Tanah Airku, Jumat malam, lagu itu dibawakan oleh penyanyi pendatang baru, Marsya Gusman, dan itu dinyatakan sebagai pemenang oleh dewan juri yang diketuai oleh musisi senior James F Sundah."Dewan juri sepakat memilih Satu sebagai yang terbaik di antara 10 lagu finalis, pertama karena lagu itu yang paling original, paling sulit ditemukan unsur menjiplaknya," kata James.Ia melanjutkan, "Kedua, liriknya sangat bertutur dan lengkap mulai dari bait ke reffrain dan penutupnya, pengulangannya pun terbaik. Lalu, dari sisi komposisi musik, dia paling harmoni. Dan, yang tidak kalah penting, liriknya mudah diingat oleh orang awam sekalipun."James memuji 10 lagu yang masuk babak grand final sebagai karya-karya terbaik dari 250 lagu yang didaftarkan para pencipta dari seluruh Indonesia."Yang patut dicatat, lomba ini mengandung unsur kesulitan sangat tinggi, mengingat karya lagu harus memadukan unsur propaganda cinta Tanah Air dan lirik yang populer komersil," katanya.Sementara itu pengamat musik Bens Leo menyatakan, "Berdasarkan pengalaman saya, lomba ini adalah yang tersulit.""Umumnya, lirik lagu bertema cinta Tanah Air bersifat menggurui. Ini saya temui ketika menjadi juri lomba cipta lagu bertema perjuangan tahun 1991. Yang sekarang, para pencipta mampu keluar dari hal yang seperti itu (menggurui)," katanya.Sang penyanyi, Marsya Gusman memuji Satu sebagai lagu dengan lirik yang menggugah perasaan."Liriknya membuat saya bangga menjadi anak Indonesia," katanya.LCNAB 2008 merupakan program Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik, yang diselenggarakan bekerjasama dengan Yayasan Orang Indonesia.Sebagai Juara I, pencipta lagu Satu berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp20 juta.Gelar Juara II diraih Zefanya Putra dan Ibu Mimi dari Bandung dengan judul lagu Bersatulah Anak Indonesia. Mereka berhak mendapatkan hadiah uang tuniai Rp15 juta, dan Kuswandari dari Yogyakarta dengan lagu berjudul Nyanyian Anak Negeri meraih gelar Juara III dan berhak mendapatkan hadiah uang tunai Rp10 juta.Penyelenggara juga memberikan hadiah kepada 10 komposer lagu grand finalis, masing-masing Rp5 juta.LCNAB 2008 digelar sejak September lalu dengan sistem dua tahap, yakni seleksi untuk mendapatkan 10 finaslis dan grand final.Pada tahap seleski, dewan juri hanya menfengarkan lagu-lagu yang diikutkan dalam lomba tanpa data penciptanya, sedangkan pada tahap grand final dilakukan melalui konser dengan iringan Iwang Noorsaid Orchestra, dan 10 penyanyi profesional, termasuk Baim, Andi /rif, Tina Toon, Imaniar, Rio Febrian, SPARX, RAN. Edo Kondologit, dan Rieka Roslan.Selain James F. Sundah, dewan juri adalah Remy Silado, Jockie Suprayogo, Trie Utami, dan Renny Jayusman. (*)

Hasil Undian 16 Besar Liga Champions


Nyon, Swiss (ANTARA News) - Undian 16 besar Liga Champions yang digelar di Nyon, Swiss, Jumat seperti dilakporkan Reuters:

Chelsea v Juventus
Villarreal v Panathinaikos
Sporting v Bayern Munich
Atletico Madrid v Porto
Olympique Lyon v Barcelona
Real Madrid v Liverpool
Arsenal v AS Roma
Inter Milan v Manchester United

* Pertandingan pertama digelar 24 dan 25 Februari 2009, sedang pertandingan kedua digelar 10 dan 11 Maret 2009.(*)


MU Lawan Inter di Liga Champions


London (ANTARA News) - Juara bertahan Manchester United mendapat undian berat pada 16 besar Liga Champions yang dilakukan Jumat, saat mereka akan menghadapi juara Italia dan pemimpin klasemen Serie A Inter Milan.Pertarungan kelas berat lainnya adalah Real Madrid dan Liverpool, sedang runner-up tahun lalu Chelsea akan bertemu Juventus, yang kini dilatih oleh mantan pelatih Chelsea Claudio Ranieri.Arsenal, finalis pada 2006, akan bertanding melawan AS Roma, sedang Barcelona, satu-satunya tim bukan Inggris yang mencapai semi final pada musim lalu, kini akan menghadapi Olympique Lyon.Villarreal, yang mencapai semi-final pada penampilan pertamanya pada 2006, akan menghadapi Panathinaikos, sedang pertandingan lainnya mempertemukan Atletico Madrid dan Porto, Sporting dan Bayern Munich.Pertandingan akan digelar 24-25 Februari dan 10-11 Maret 2009, sedang final akan digelar 27 Mei di Roma 2009, demikian Reuters.(*)

Tiga Direksi Jamsostek Dirombak


Jakarta (ANTARA News) - Kementerian BUMN merombak susunan tiga direktur PT Jamsostek (Persero) yaitu direktur investasi, direktur umum dan sumber daya manusia, dan direktur risk manajemen.Pelantikan yang dilakukan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat, yang menetapkan Direktur Investasi dijabat Elvin G Masassya, Direktur Umum dan SDM Djoko Sungkono, Direktur Kepatuhan dan Risk Manajamen Karsanto.Sedangkan tiga pejabat diberhentikan yaitu Indrasjwari KS Kartakusuma sebelumnya menjabat Direktur Investasi, Rahmaniah Hasdiani (Direktur Umum dan SDM), dan Dewi Hanggraeni (Direktur Kepatuhan dan Risk Manajemen).Pengangkatan dan pemberhentian nama-nama tersebut diputuskan dengan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep 249/MBU/2008 tertanggal 18 Desember 2008.Elvyin sebelumnya pernah menjabat di Bank Permata, dan Tuban Petro Chemical, Karsanto pernah berkarir di Bank BNI, sedangkan Djoko Sungkono berasal dari internal Jamsostek dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Operasional dan SDM.Sementara tiga direktur lainnya yang masih dipertahankan yaitu Direktur Keuangan Mira SR Asnar, Direktur Perencanaan Pengembangan dan Informasi HD Suyono, Direktur Operasi dan Pelayanan Ahmad Ansyori.Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan, perombakan direksi diharapkan dapat menciptakan tim kerja yang lebih bagus demi meningkatkan kinerja perusahaan."Tidak ada masalah yang khusus, akan tetapi kita memerlukan tim yang solid untuk mengelola dana sebaik-baiknya demi kesejahteraan peserta Jamsostek," ujar Sofyan.Sementara Deputi Menneg BUMN Bidang Jasa Keuangan dan Perbankan Parikesit menjelaskan, pergantian merupakan suatu hal yang biasa dalam suatu perusahaan."Suatu saat diangkat tetapi di waktu lain juga diberhentikan," katanya.Ia menjelaskan, sebagai pejabat di Jamsostek punya tanggungjawab dan beban moral yang besar karena memiliki misi bagaimana meningkatkan manfaat bagi peserta.(*)

Kebijakan Fiskal Ampuh Atasi Krisis, Kata Anwar Nasution


Yogyakarta (ANTARA News) - Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang cukup ampuh untuk mengatasi krisis ekonomi global yang juga melanda Indonesia karena kebijakan moneter yang selama ini telah ditempuh tidak mampu menggerakkan kembali perekonomian.Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Anwar Nasution mengatakan hal tersebut, dalam diskusi mengenai krisis keuangan global di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Jumat."Kebijakan fiskal bisa diharapkan untuk mengatasi krisis, tetapi kemampuan negara masih terbatas apalagi dengan sistem yang masih amburadul," katanya.Tujuan utama diterapkannya kebijakan fiskal adalah mencegah terjadinya kontraksi ekonomi yang lebih dalam dan mengurangi beban kelompok masyarakat miskin, yang dapat dilakukan dengan menciptakan proyek pembangunan yang cepat memiliki dampak menggerakkan perekonomian nasional."Selain itu, memberikan bantuan kepada kelompok pengusaha kecil dan menengah sehingga memberi efek berantai terutama meningkatkan penggunaan produk dalam negeri," ujarnya.Menurut Anwar, kebijakan fiskal hanya merupakan kebijakan temporer yang bersifat sementara dan tidak dapat digunakan sebagai kebijakan permanen karena akan mengganggu perekonomian secara keseluruhan.Keampuhan kebijakan fiskal pun tergantung dari berbagai faktor seperti besarnya nilai stimulus, waktu dan juga sasaran yang dituju serta diperlukan koordinasi antarnegara untuk bisa menjalankannya."Negara yang mampu mengintrodusir stimulus fiskal adalah negara yang neraca berjalannya surplus dan memiliki cadangan luar negeri yang besar. Hanya Jerman dan China yang memiliki syarat itu," ujar Anwar.Sementara itu, ekonom dari Universitas Islam Indonesia (UII), Eddy Suandi Hamid menyatakan masyarakat Indonesia belum memiliki "sense of crisis" yang kuat sehingga selalu beranggapan bahwa krisis ekonomi global tersebut akan cepat berlalu."Negara-negara lain sudah melakukan berbagai strategi untuk mengatasi krisis, bahkan dari masyarakatnya, seperti mencari tahu toko-toko yang meggelar diskon atau mengubah menu makanan," ujarnya.Kondisi perekonomian Indonesia yang menerapkan pasar terbuka dengan derajat keterbukaan mencapai 51 persen, lanjut Eddy, juga perlu menjadi pertimbangan karena sekecil apapun gejolak ekonomi di luar negeri akan berpengaruh besar di Indonesia.Sedangkan, ekonom dari UGM, Sri Adiningsih menegaskan perlunya kejujuran dari pemerintah sehingga mampu memetakan masalah dengan objektif didukung kemampuan mengelola risiko yang baik."Pemerintah dituntut jujur dalam menyajikan data dan informasi kepada masyarakat karena jika data yang dianut dalam mengambil keputusan sudah tidak benar maka keputusan yang diambil pun akan menjadi salah," tegasnya.(*)

Giliran Serdadu Israel Merasakan "Serangan Sepatu" dari Palestina


Bilin, Tepi Barat, (ANTARA News) - Para demonstran Palestina melemparkan sepatu mereka ke arah pasukan keamanan Israel, Jumat, dalam protes menentang pagar pemisah di Tepi Barat. Aksi melempar sepatu itu meniru seorang wartawan Irak yang mendadak terkenal setelah menyerang Presiden AS George W. Bush dengan sepatunya.Protes-protes serupa di masa silam di dekat desa Bilin seringkali berakhir dengan pelemparan batu oleh pemuda Palestina ke pasukan Israel yang biasanya membalas dengan menembakkan gas airmata dan peluru karet.Kali ini, banyak dari sekitar 500 pemrotes melemparkan sepatu mereka untuk menghormati wartawan Irak itu, yang aksinya telah menjadi berita utama internasional dan kini ia ditahan karena penyerangan terhadap pemimpin AS tersebut pada saat jumpa pers di Baghdad."Kami ingin menunjukkan dukungan kami bagi wartawan Irak Muntazer al-Zaidi dan mengatakan bahwa seperti juga orang Irak, kami menentang pendudukan," kata salah seorang penyelenggara protes itu kepada AFP.Para aktivis asing dan Palestina sering berkumpul di desa Tepi Barat itu untuk memprotes pagar Israel tersebut.Israel mengatakan bahwa pagar pembatas itu, sebuah dinding baja dan besi yang direncanakan sepanjang 723 kilometer, yang diberi pagar dan kawat berduri, diperlukan untuk menjaga keamanan, sementara penduduk Palestina menganggapnya sebagai perebutan wilayah yang merongrong negara masa depan mereka yang dijanjikan.Hingga kini Israel telah membangun sekitar 57 persen dari pagar itu, sebagian besar berada di dalam wilayah Tepi Barat.Dalam insiden pada Minggu (14/12), Bush membungkuk untuk menghindari sepatu pertama yang dilemparkan Zaidi, sementara sepatu kedua hampir mengenai presiden AS tersebut.Tapak sepatu dianggap sebagai penghinaan pamungkas dalam budaya Arab. Setelah patung Saddam Hussein dirobohkan di Baghdad pada April 2003, banyak orang memukuli wajah patung itu dengan tapak sepatu mereka.(*)

Sejumlah Kapal Perang Rusia Tiba di Kuba



12 Tewas Akibat Bus Angkut Pengantin Masuk Jurang


Bandarlampung (ANTARA News) - Sedikitnya 12 orang tewas setelah bus PO Penantian Utama BE-2234-FC, membawa rombongan pengantin, masuk jurang sedalam sekitar 60 meter di Tebing Batu Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) jalur Lemong (Lampung Barat)-Bengkulu, Jumat siang.Kapolres Lampung Barat (Lambar) AKBP Muhammad Muslim Siregar, S.I.K., membenarkan kejadian tersebut, bahkan pihaknya telah melakukan evakuasi korban serta menghubungi pihak keluarga.Ia menjelaskan, bus tersebut dari Muaradua Oku Selatan dengan tujuan Manna Bengkulu, membawa 38 penumpang dan terperosok ke tebing batu Syekh Manula TNBBS sekitar pukul 13.30 WIB.Akibat musibah tersebut, tujuh korban tewas di lokasi, sedangkan lima meninggal di Puskesmas Nasal, Kabupaten Kaur Bengkulu, sebab puskesmas terdekat karena tempat kejadian perkaranya hampir mendekati perbatasan antara Lampung Barat-Bengkulu."Lokasi kejadian memang di wilayah tugas kami, tetapi Puskesmas terdekat ke Nasal, kabupaten Kaur, Bengkulu, sehingga seluruh korban kami bawa ke sana," katanya.Menyinggung faktor penyebab kecelakaan, ia menjelaskan masih dalam proses penyidikan, namun dugaan sementara karena faktor rem yang tidak berfungsi serta pengemudi belum pernah melintas di jalur tersebut.Bus yang dikemudikan Erwin (24) warga Desa Sukarame, Kecamatan Bandingagung Oku Selatan, membawa rombongan pengantin, menuju Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu.Menurut informasi, sepekan lalu satu unit truk fuso mengangkut alat kesehatan milik Pemkab Bengkulu pun terperosok di sana.(*)

Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Sumenep


Sumenep (ANTARA News) - Angin puting beliung yang terjadi di Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat malam, secara keseluruhan melanda tiga desa yang bersebelahan, yakni, Desa Meddelan, Desa Cangkreng, dan Desa Pore.Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lenteng, Iptu Imam Subechi, menjelaskan bahwa pihaknya baru mengecek langsung ke Desa Pore, tepatnya di Dusun Pore Tengah, yang sebelumnya hanya dikabarkan diterjang angin puting beliung."Angin puting beliung ternyata merembet ke Dusun Pore Tengah, Desa Pore. Sehingga, secara keseluruhan ada tiga desa yang dilanda angin puting beliung," katanya di Sumenep.Ia menyatakan, diduga angin puting beliung di Dusun Pocang, Desa Cangkreng, lebih lama dibandingkan di dua desa lainnya."Kerusakan paling parah terjadi di Desa Cangkreng, yakni 18 bangunan berupa satu masjid, satu musala, dan 16 rumah warga. Sedang di Dusun Pore Tengah, Desa Pore, terdapat 12 rumah yang rusak dan di Dusun Tonggal, Desa Meddelan hanya dua rumah," katanya.Imam menjelaskan, puluhan bangunan di tiga desa tersebut hanya mengalami kerusakan ringan, berupa bagian atasnya saja (genting dan asbes) yang dihempas angin puting beliung."Kami masih di lapangan untuk mengetahui secara rinci dan pasti dampak yang ditimbulkan musibah angin puting beliung ini. Tapi, saya pastikan tidak ada korban jiwa. Listrik di tiga desa yang menjadi lokasi musibah memang sempat dipadamkan," katanya menambahkan. (*)

Komandan Gerilyawan Kashmir Tewas


Jammu, India, (ANTARA News) - Seorang komandan lapangan senior dari kelompok yang dituduh terlibat dalam serangan-serangan di Mumbai, tewas pada hari Jumat dalam tembak-menembak dengan pasukan keamanan India di Kashmir, kata seorang jurubicara militer India. AFP melaporkan, komandan yang hanya disebut Mudassir itu tewas bersama dua orang bersenjata dari kelompok Lashkar-e-Taiba.India menyatakan, mereka memiliki bukti kuat -- yang didukung intelijen AS -- bahwa gerilyawan yang menyerang Mumbai bulan lalu dilatih oleh kelompok Lashkar-e-Taiba yang berpangkalan di Pakistan.Tembak-menembak Jumat itu terjadi di distrik Boda di Kashmir selatan."Pasukan keamanan menutup sebuah daerah setelah memperoleh petunjuk. Militan-militan itu diminta menyerah namun mereka menolak dan tembak-menembak sengit pun terjadi," kata jurubicara itu.Seorang gerilyawan penting lain Lashkar-e-Taiba tewas di Doha pada Kamis.Pasukan keamanan India hari Rabu juga menembak mati dua komandan tinggi dari kelompok militan lain Kashmir yang pro-Pakistan, Hizbul Mujahidin.Kashmir, sebuah wilayah di kawasan pegunungan Himalaya, terbagi atas daerah-daerah yang dikuasai India dan Pakistan.Kashmir India adalah satu-satunya negara bagian yang berpenduduk mayoritas muslim di India yang penduduknya beragama Hindu.Lebih dari 40.000 orang -- warga sipil, militan dan aparat keamanan -- tewas dalam pemberontakan muslim di Kashmir India sejak akhir 1980-an.Pemberontak Kashmir menginginkan kemerdekaan wilayah itu dari India atau penggabungannya dengan Pakistan yang penduduknya beragama Islam.New Delhi menuduh Islamabad membantu dan melatih pemberontak Kashmir India. Pakistan membantah tuduhan itu namun mengakui memberikan dukungan moral dan diplomatik bagi perjuangan rakyat Kashmir untuk menentukan nasib mereka sendiri.India dan Pakistan terlibat dalam tiga perang dan hampir terjerumus ke dalam perang keempat setelah serangan militan pada 2001 terhadap gedung parlemen India.Dua dari tiga perang itu meletus karena masalah Kashmir. Laporan-laporan terakhir intelijen India menunjukkan kenaikan tajam dalam upaya penyusupan militan melewati garis pengawasan yang dibantu pasukan perbatasan Pakistan.Serangan-serangan 60 jam di Mumbai yang dimulai pada tengah malam 26 November juga telah menimbulkan ketegangan baru antara India dan Pakistan. India mengatakan bahwa seluruh 10 orang bersenjata yang melakukan serangan itu datang dari Pakistan. New Delhi telah memberi Islamabad daftar 20 tersangka teroris dan menuntut penangkapan serta ekstradisi mereka.Serangan di kota finansial India oleh gerilyawan muslim itu menewaskan 172 orang, termasuk sejumlah warga asing, dan mencederai ratusan lain.(*)

Giliran Serdadu Israel Merasakan "Serangan Sepatu" dari Palestina


Bilin, Tepi Barat, (ANTARA News) - Para demonstran Palestina melemparkan sepatu mereka ke arah pasukan keamanan Israel, Jumat, dalam protes menentang pagar pemisah di Tepi Barat. Aksi melempar sepatu itu meniru seorang wartawan Irak yang mendadak terkenal setelah menyerang Presiden AS George W. Bush dengan sepatunya.Protes-protes serupa di masa silam di dekat desa Bilin seringkali berakhir dengan pelemparan batu oleh pemuda Palestina ke pasukan Israel yang biasanya membalas dengan menembakkan gas airmata dan peluru karet.Kali ini, banyak dari sekitar 500 pemrotes melemparkan sepatu mereka untuk menghormati wartawan Irak itu, yang aksinya telah menjadi berita utama internasional dan kini ia ditahan karena penyerangan terhadap pemimpin AS tersebut pada saat jumpa pers di Baghdad."Kami ingin menunjukkan dukungan kami bagi wartawan Irak Muntazer al-Zaidi dan mengatakan bahwa seperti juga orang Irak, kami menentang pendudukan," kata salah seorang penyelenggara protes itu kepada AFP.Para aktivis asing dan Palestina sering berkumpul di desa Tepi Barat itu untuk memprotes pagar Israel tersebut.Israel mengatakan bahwa pagar pembatas itu, sebuah dinding baja dan besi yang direncanakan sepanjang 723 kilometer, yang diberi pagar dan kawat berduri, diperlukan untuk menjaga keamanan, sementara penduduk Palestina menganggapnya sebagai perebutan wilayah yang merongrong negara masa depan mereka yang dijanjikan.Hingga kini Israel telah membangun sekitar 57 persen dari pagar itu, sebagian besar berada di dalam wilayah Tepi Barat.Dalam insiden pada Minggu (14/12), Bush membungkuk untuk menghindari sepatu pertama yang dilemparkan Zaidi, sementara sepatu kedua hampir mengenai presiden AS tersebut.Tapak sepatu dianggap sebagai penghinaan pamungkas dalam budaya Arab. Setelah patung Saddam Hussein dirobohkan di Baghdad pada April 2003, banyak orang memukuli wajah patung itu dengan tapak sepatu mereka.(*)

Sejumlah Kapal Perang Rusia Tiba di Kuba


Sunday, December 7, 2008

pasang iklan gratis tanpa daftar iklan tampil selamanya

PASANG IKLAN ANDA DISINI GRATIS!!



ISI DATA ANDA DI BAWAH INI DENGAN LENGKAP.
Beri no telp bila perlu !!
- Setelah itu klik kirim
- Setelah terkirim klik home untuk melihat hasil kiriman iklan anda.
- Dilarang mengiklankan iklan yang berbau pornografi di sini.
tks.

email anda disini :

Subject / judul :

ISI IKLAN :

website :



masukan code :





tidak perlu klik berulang kali.setelah terkirim kemudian klik home / refres untuk melihat iklan yang telah anda kirim.



refres

Friday, October 17, 2008

How to stop dial-a-crime prisoners

How to stop dial-a- crime prisoners

By Chris Summers
BBC News

A man who organised a murder from his prison cell using a smuggled mobile phone faces a life sentence after being convicted. But how easy is it to get phones in jails and what can be done to stop their use?

When Andrew "Sparks" Wanogho was shot dead in a London street in the early hours of 8 April 2006 Delphon Nicholas seemed to have a cast-iron alibi.

The efforts being employed to stop phones reaching inmates

He was in jail.

But the fact he was on remand in Belmarsh prison had not prevented him co-ordinating Wanogho's murder - using a smuggled mobile phone.

In a cold-blooded twist, he even rang Wanogho's phone after the shooting to check his rival was dead.

The phone, along with a charger, was discovered two weeks later during a routine search.

Later, detectives realised Nicholas had been communicating with the gunman, Trevor Dennie.

He had also been making and receiving numerous calls from a female friend, Sereata Barrie.

Miss Barrie, who was acquitted of murder, had told the court Wanogho was coming to her flat to buy drugs and she was unaware of any plot to kill him.

Forensic examination of the phone records showed it had been smuggled into Wandsworth prison in the summer of 2005 and had been used by another inmate, who was transferred to Belmarsh in September.

Delphon Nicholas
Delphon Nicholas organised the murder from his jail cell

In January 2006, Nicholas bought or stole the phone from the other inmate and began using it to call his father and his girlfriend, Louise Hibbert, as well as his co-defendants.

More than 16,000 calls were made from prison, mostly after "lock up", including dozens on the night of the murder.

Nicholas is not the first person convicted of murder from behind bars.

In September last year, Ryan Lloyd was jailed for life for the murder of Liam "Smigger" Smith, who was shot dead outside Altcourse prison in Liverpool in August 2006. Lloyd had used a contraband mobile to call an accomplice.

'Epidemic'

The Ministry of Justice says 3,473 mobile phones or sim cards were discovered in prisons in England and Wales between October 2006 and September 2007.

They are usually smuggled in during prison visits, with inmates inserting them internally, or thrown over jail walls.

Brian Caton, general secretary of the Prison Officers' Association, says: "It has become an epidemic now in prisons and, with the exception of a gun, the mobile phone is the most dangerous item they can have.

"It's easy for them to arrange drug deals, intimidate witnesses and even arrange attacks on prison convoys."

In July this year, in response to a review by David Blakey, the former Chief Constable of West Mercia, the government announced an £80m initiative to combat the smuggling of drugs into prisons.

An inmate is searched at HMP Belmarsh
Cells at Belmarsh are regularly searched for contraband

The Ministry of Justice said it would be introducing new scanners by March 2009 to clamp down on the smuggling of mobile phones, which are often linked to drug dealing within prisons.

Body Orifice Security Scanners, or (Boss) chairs, can detect small metallic objects such as mobile phones, knives and gun components, without the need for intrusive strip searches.

But critics say it is naive to imagine mobile phones can be kept out of prison.

Earlier this month Chris Hill, who worked at Swaleside prison in Kent, was jailed for five years after admitting conspiracy to supply drugs and mobile phones to inmates at the jail.

Hill, his brother Richard and convicted murderer Tyrone Woolley, were smuggling in mobile phones, batteries, sim cards and chargers as well as crack cocaine and cannabis.

Jamming devices

One answer could be to introduce mobile phone jamming devices, which would block signals in and around prisons.

The Republic of Ireland began trialling blocking technology at a prison in Portlaoise earlier this year. Now British prisons could follow suit.

Under the Wireless Telegraphy Act it is illegal to block any mobile phone or radio frequency but there is an exemption for agencies of the Crown, such as HM Prison Service.

The government takes the threats created by mobile phones in prisons very seriously and we are committed to tackling and disrupting their use
David Hanson
Prisons Minister

A spokesman for Serco, which runs four prisons in the UK, said: "We'd like to see them fitted in our prisons. There are lots of benefits.

"The use of mobile phones in prisons is a major problem. We have even had camera phones used to take photos of prison officers who can then be intimidated on the outside, and video phones used to extort money and drugs from inmates in live hostage situations."

Witness intimidation

There are also fears witnesses have been intimidated by inmates into changing their stories or not giving evidence at trial.

Howard Melamed, managing director of CellAntenna, a firm with offices in London and Florida, says blocking technology could work in Britain and would be much better and cheaper than trying to stop phones being smuggled inside.

Chris Hill (left), his brother Richard and lifer Tyrone Woolley
Prison worker Chris Hill (left), was among three men convicted of smuggling phones into prison

He told BBC News: "The jamming equipment we make has been used successfully in jails in various countries and costs around £250,000 per prison.

"Prisoners have amazing ingenuity and there is simply no way of stopping phones being smuggled into prison."

Mr Melamed said trials of the equipment showed it could successfully jam signals from inside a prison without affecting reception for innocent people travelling on roads near the jail.

Mr Caton says: "The government is dragging its heels. If the technology is there we should have it. If the phones were of no use in prisons the they would no longer be smuggled inside."

Prisons Minister David Hanson told the BBC: "The government takes the threats created by mobile phones in prisons very seriously and we are committed to tackling and disrupting their use.

"Technology to detect mobile phones or block signals is currently being trialled and used in prisons. This includes hand-held mobile phone blockers and Body Orifice Security Scanners which will be introduced to all prisons from 2009."

A Scottish Prison Service spokesman said they planned to introduce phone blocking technology but first had to pass legislation to make mobile phones actually illegal to possess in prison.

Shock of Indian airline job losses

Shock of Indian airline job losses

By Prachi Pinglay
BBC News, Mumbai

Laid off Jet Airways staff
The dismissed staff say that they are shocked and disappointed

Kauzar Shaikh, 24, (name changed) and Geeta Sharma, 22, (name changed) are two of the 800 cabin crew of Jet Airways who have recently lost their jobs.

The airline on Wednesday confirmed the lay-off of 800 cabin crew and indicated a further lay-off taking the total to 1,900 people.

The affected crew were dressed in their bright yellow uniform, complete with elaborate make-up and perfect hair-dos.

They stood outside the company headquarters near Mumbai (Bombay) international airport all morning. Many were visibly shocked and embarrassed about coming out to protest.

'No notice'

As time went by desperation replaced shyness and the crowd got louder.

Then they came into central Mumbai to meet Raj Thackeray, the leader of Maharashtra Navnirmaan Sena. He is a politician who campaigns for employment for locals in the state.

When he said he supported their cause and "would not let a Jet flight take off tomorrow", they shouted and cheered him.

Laid off Jet Airways staff
Protesting staff say they face an uncertain future

As they watched Mr Thackeray make his pronouncements, Kauzar and Geeta - like every other flight attendant - complained that they were not given sufficient notice about the lay-off.

They repeatedly said they were willing to take a pay cut but could not afford to lose their jobs.

While some did not mind openly displaying their emotions, others preferred to huddle together quietly.

"Give me my job, give me my job back," one flight attendant from the north-east region of India kept saying.

"What did I come here for? All the way from home… what do I tell my mother now? She has been calling and asking if I still have a job."

According to the protesting staff they were only informed by telephone that they had been "de-rostered" and would eventually be receiving termination letters.

'Few jobs'

Most of them had a flight scheduled in the next couple of days. The letter, they said, did not explain or give any reason for the lay-off.

I have always got good remarks from passengers. I really don't know what to do next
Jet Airlines flight attendant Manav

"I have even gone on international flights. I was confirmed three months back. But they did not serve any notice, nor have they offered any compensation," Kauzar said.

"How will we run the house? Most of us are paying money to our parents or have taken loans for training courses."

However, at a press conference held later in the day, Jet officials maintained that for staff on probation, there was no need for notice or compensation.

Several of the Jet employees are in their early twenties. Many of them have not even completed graduation.

Geeta Sharma, who has one year's experience of working in a five-star hotel, fears that there are few jobs inside or outside the aviation industry.

"We understand that the industry is going through bad times. We don't mind giving up a part of our flight allowance. And then when it gets better our salaries can go up," suggests a hopeful Kauzar.

Chief Executive Officer of India's Kingfisher Airlines Vijay Mallya (L) and Chairman of India's Jet Airways Chairman Naresh Goyal address media representatives after a meeting in Mumbai late October 1
Airline executives say that they need to save money

"Right now if we are making nearly 35,000 rupees ($725) and suddenly we have no job or get a job outside this industry for 10,000 rupees ($200) how will we be able to sustain ourselves?"

Manav, also a flight attendant, rents accommodation in Mumbai, where the rates are among the highest in the country.

"If our work was not satisfactory then they are entitled to remove us from service. But I have always got good remarks from passengers. I really don't know what to do next."

Although many hoped that the lay-offs could have been averted, it transpired throughout Wednesday that the number who had lost their jobs was going up and not down.

Although two political parties have declared their support for the employees, the job losses come at a time when several companies in Mumbai are embarking on a series of cost-cutting measures.

Wednesday's cabin crew protesters are planning to get together again and continue their protests.

As Kauzar and Geeta left with others, they encouraged each other to be prepared for a long and turbulent struggle.

Jet Airways reinstates 800 staff

Jet Airways reinstates 800 staff

Jet Airways crew celebrating the company's decision to take back retrenched employee
The retrenched crew rejoined work on Friday

India's biggest private airline, Jet Airways, has reinstated more than 800 of its employees whose dismissal on Wednesday sparked public protests.

Its chairman, Naresh Goyal, said the move had been his alone and apologised "for all the agony you went through".

Reports suggest that the government persuaded Mr Goyal to take back the employees, but he denied this.

The company had announced it planned to lay off a total of 1,900 staff in the coming days in an effort to cut costs.

India's once booming aviation sector has been hard hit by soaring costs, mainly due to global fuel price rises.

Earlier, Air India said it was planning to offer nearly 15,000 of its employees leave without pay for up to five years.

A spokesman for the state-owned airline stressed that the offer would be voluntary.

'Tears in the eyes'

Jet Airways had announced on Wednesday that some 800 cabin crew who were recently recruited for a planned expansion programme would be laid off, and that it expected to cut a further 1,100 jobs.

The management will have to understand sometimes in a family there are disagreements but the father of the family decides
Naresh Goyal
Chairman, Jet Airways

Hundreds of Jet Airways employees held a protest in Mumbai after hearing about job cuts, while many politicians demanded an investigation.

Late on Thursday, Jet Airways chairman Naresh Goyal said that he had personally decided to reverse the cost-cutting decision and reinstate the cabin crew.

"I apologise for all the agony you went through," he told a news conference in Mumbai, adding that he could not bear to "see tears in their eyes".

"The management will have to understand sometimes in a family there are disagreements, but the father of the family decides."

Mr Goyal also stressed that the decision had not been the result of political pressure or meetings with any concerned parties.

Federal aviation minister Praful Patel told reporters that he had spoken to Mr Goyal about resolving the problem.

"I had also told him that in 24 hours we must find a resolution to this problem, otherwise we in the ministry would certainly not be very happy with the approach of Jet Airways," he said.

"Wisdom has [now] prevailed and we are all happy."

Channels showed pictures of reinstated Jet Airways employees celebrating the decision and returning to work on Friday.

On Monday, Jet Airways announced a code-sharing alliance with another private Indian airline, Kingfisher, to help cut costs

300